Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label :)

Alhamdulillah~Bersin-Bersin

Jadi ceritanya nih, aku itu lagi flu. biasa, pasti diikuti dengan radang tenggorokan, meriang, pegal-pegal dan keliyengan.. (penyakit mahasiswa) flu itu dimulai dengan bersin-bersin..(ucapkan: alhamdulillah) tenggorokan sakit..(minum air banyak-banyak) meriang..(sering-sering wudhu) trus tidur dengan gak nyenyak..(tidurnya diperpanjang aja) eeehh, keliyengan..(buka aja fb, cari cerita-cerita lucu, pasti sakitnya terlupakan) menjelang siang di pagi ini, saya kepikiran buat minum obat. biasa, obat warung. trus selimutan ampe keringetan.. baru juga 10 menitan, malah bersin-bersin lagi (nah, disinilah saya mengerti kenapa kalo bersin ucapkan alhamdulillah). setelah bersin, badan terasa ringan, pegal-pegalnya ilang, keringatnya membanjir..tuh kaaannn, tanda-tanda udah mulai sembuh  tuh.. Jadi, kalo bersin, ucapkan, ALHAMDULILLAH.. #postingan ini sungguh gak jelas..heuuuu

COKLAT...mmmm...

Hmm, lihat diatas. ada coklat dimana-mana. coklat yang menggoda. coklat yang manis. coklat yang meleleh dimulut. coklat yang memperbaiki mood.. uuuuu, yummmmyyyy... coklat. dari dulu aku suka. warnanya yang cantik, bentuknya yang lucu, kemasannya yang menarik. bahkan sebelum masuk IPB pun, aku sudah bermimpi memiliki kebun kakao dan perusahaan coklat. (biar kita gak ekspor kakao dan impor coklat).  dan ternyata, jurusanku tepat. meskipun pengetahuannya gak spesifik kakao, tapi sedikit banyak aku belajar. dulu, pertama kali bertemu kamila, kita sempat bercita-cita akan membuat pabrik coklat bareng. kita akan bikin coklat yang enak mengalahkan coklat belgia atau coklat swiss. coklat...coklat...yeeeeyyyy!!!! (AAMIIN YA ALLAH)

DALAM KEKURANGAN

saya sebutkan kekurangan-kekurangan ini sebagai bahan belajar dan sebagai pengingat untuk saya, akan hal-hal yang harusnya saya perbaiki, buang atau hindari.. review kehidupanlah.. 1. saya orang yang hobi menunda-nunda pekerjaan. klo belum deadline, saya gak akan dapat ide atao mood untuk melaksanakan tugas, belajar ataupun berpartisipasi. ini lah kelemahan terbesar saya. karena pada akhirnya, sifat menunda-nunda itu hanya membawa saya pada tekanan yang besar ketika hari H atau malah penyesalan sesudahnya. 2. saya itu suka banget menghayal, memikirkan kejadian secara detail. misalnya nih, saya mau bikin acara, saya ngerti banget sama acara itu, nah, dikepala saya udah muncul beragam hal, sampai kedetail-detail kejadian, padahal kegiatannya belum dilaksanakan. lemahnya saya, gambaran detail itu hanya muncul sesaat, lalu hilang. saya lupa. menurut saya, kelemahan ini terletak pada ketidakmampuan mengeksekusi rencana. heu 3. entah karena sifat saya yang plegma melan, atau karena di...

2013

janji-janji kehidupan.. tentang harapan.. ketenangan.. kebahagiaan.. kuat, bersemangat, dapat dipercaya, selalu tersenyum, dewasa, bersiap, bertanggung jawab, rapih, peduli, lembut, mandiri, cepat tanggap, ukhuwah, cinta, percaya, bahagia, tercapai.

kePURA-PURAan

Saya tahu, selama ini saya terlalu berpura-pura, seolah-olah tidak ada apa-apa. Tidak terjadi sesuatu pun yang nyatanya merubah hidup saya. ah, kepura-puraan. siapa sih didunia ini yang tidak pernah melakukannya? berpura-pura menjadi orang baik, orang tulus, orang ceria, orang kuat, orang tanpa beban berarti. bahkan terkadang kita melakukannya, berpura-pura sakit, berpura-pura tersiksa, berpura-pura tidak punya. aku tahu, ditahun-tahun ini, hidupku tak pernah 'baik-baik saja'.  ketenangan, kedamaian, kenyamanan, kebahagiaan. seolah hanya kepura-puraan. tuh kan, jadi ingat tentang ucapan salah seorang temanku, 'kamu itu palsu atika'. saat dia bicara seperti itu, aku marah, aku tak terima. bukan apa-apa. hanya saja dia benar. benar sekali. dan yang lebih menyakitkan, dia menyadarkanku akan hidupku sendiri. dia siapa? hanya teman yang baru aku kenal kemarin. begitu ketara kah kepura-puraanku? atau dia hanya menerka? ingin rasanya aku tak jadi makhl...

Tipe Kepribadian Saya menurut IPERSONIC.NET

Saya tipe kepribadian: Idealis Pemimpi Tipe Idealis Pemimpi sangat berhati-hati dan oleh karenanya tampak pemalu dan pendiam bagi orang lain. Mereka berbagi kehidupan emosional mereka yang kaya serta pendapat-pendapat kuat mereka dengan sedikit sekali orang. Namun orang sering keliru menilai mereka dingin dan pendiam. Mereka memiliki sistem nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang murni dan mulia yang menonjol di dalam diri mereka yang demi hal-hal itu mereka bersedia mengorbankan banyak hal. Joan of Arc atau Sir Galahad adalah contoh tipe kepribadian ini. Tipe Idealis Pemimpi selalu berusaha keras memperbaiki dunia. Mereka dapat sangat memikirkan orang lain dan melakukan banyak hal untuk mendukung mereka dan membela mereka. Mereka tertarik dengan sesama mereka, penuh perhatian dan murah hati terhadap mereka. Begitu antusiasme mereka akan suatu hal atau orang bangkit, mereka dapat menjadi pejuang yang tak kenal lelah. Bagi tipe Idealis Pemimpi, hal-hal praktis ...

Lembayung Jingga

waaaa, ternyata udah lama juga gak nulis disini. udah lama gak cerita banyak hal. mulai dari cerita yang bagus-bagus dulu deh. ini tentang jingga. tentang lembayung. aaahhh, sudah berbulan-bulan aku menunggunya disudut jendela. menatap ke langit di ufuk barat. berharap-harap ia menampakkan diri. membawaku ke dunia yang orange. hmm, indahnya. dan kemarin lusa ia muncul. benar-benar jingga. menghadirkan perasaan tenang, mengalirkan syukur dari dua bibir yang kadang kering. jingga itu, juga sering hadir, ketika aku sedih. ketika aku tertawa. ketika aku masih merasa ada dia disana. aduuuh, bagaimanalah tidak akan menyebut namanya disetiap jingga? bukan kah dulu, ia datang bersama lembayung? setahun lalu. dikosan yang baru. dari tempat jemuran. dari jendela dapur. aku menghadirkannya dalam wajah senja, hingga ku dapati ia disana. tersenyum di detik-detik terakhir. disaat aku hampir berpaling. disaat aku merasa, tak ada yang indah dari langit sore hari, dan harapan itu hany...

Berserah~ Gamaliel & Audrey

Kapankah pelangi datang setelah redanya hujan. Begitupun gelap malam, takkan tetap, takkan diam. Akan pergi digantikan pagi. Ada tangis lalu ada tawa, ada manis di balik kecewa. Begitulah biasanya, habis luka datang suka. Terimalah dengan hati yang rela. Berserah pasrahkan semua (pasrahkan semua) pada Yang Kuasa. Beri yang terbaik sepenuh jiwa. Berserah bukan berarti menyerah tapi tak henti percaya. Bahwa kita (bahwa kita) memang pantas bahagia. Bahagia pasti bersama kita. Bila jalani hidup dengan cinta. Memberi dengan rela, terima dengan suka. Setia sabar dan percaya. Berserah pasrahkan semua pada Yang Kuasa. Beri yang terbaik sepenuh jiwa. Berserah pasrahkan semua pada Yang Kuasa. Beri yang terbaik sepenuh jiwa. Berserah bukan berarti menyerah tapi tak henti percaya. Bahwa kita (bahwa kita) memang pantas bahagia. Kapankah pelangi datang setelah redanya hujan.

Makin Temok 'chubby'

aish, kenapa ini? habis lebaran malah nambah tembem?? tidaaaakkk  ^0^ bukan nya gak pengen lebih berisi lagi. * pengen banget, nget,nget malah.. cuma, jangan di pipi juga..gak enak diliatnya.. lagian, berat badan juga gak nambah..#hmm, inget target 40 kg nya.. atau, ini karena ini efek jilbab? hmm, mungkin juga karena udah keliatan cape... ya Allah, jangan tambah tembem dong, yang penting berisi aja... beratnya juga nambah dong, masa udah mahasiswa masih 36 aja? kan juga pengen berkepala 4..#wiiii, serrem... tapi Ya Allah, makasih ya untuk semuanya, kesehatan, kebahagiaan,dan kesempatan menikmati hari-hari sebagai diri sendiri. #janji, gak bakal ngeluh en mempermasalahkan pipi tembem lagi... ^^v

aku telah memilih. . .

Dari semua kebahagiaan yang ku ingat dalam masa-masa labil (puber-remaja), sedikit yang kurasa pantas untuk dibanggakan. katakanlah, waktu itu aku tidak sepemalas sekarang, nilai ku tidak semengecewakan sekarang, dan hari ku adalah hari yang paling bersemangat meskipun masa-masa itu adalah masa sulit dalam peta perjalanan kehidupan keluargaku. aku bukan anak yang tumbuh dengan kata-kata kebijaksanaan, aku tumbuh dengan titah perintah. tak sekali dua aku melawan, mempertanyakan meski berakhir dengan kata 'baiklah'. anggaplah aku adalah anak yang terkenal disekolah. guru-guru, teman-teman, kakak atau adik kelas setidaknya tahu namaku. mereka bilang aku supel, pelit, pintar, dan perhatian. namun kini akan aku jelaskan, aku yang katanya supel adalah anak yang minderan. aku gaptek, pengalamanku kurang, aku terkendala media bergaul. ya, aku gak tau merk roti terkenal, aku tak tau merk sepatu yang bagus, apalagi pakaian. yang aku gunakan hanyalah pakaian yang dibeli di pasar minggu...

Masalah Dewasa

Semakin dewasa, semakin banyak masalah yang datang menerpa. Mungkin, itulah hakikat hidup. Wajar, ketika berumur belasan tahun, aku sedikit takut untuk tumbuh dewasa. Mungkinkah, kedewasaan itu di ukur dari seberapa tangguh kita menghadapi masalah? dan ternyata,  aku....

Ia Datang!

Adakah yang tahu kapan ia akan datang? Adakah aba-aba, ia akan mengetuk pintuku hari ini? jangan pedulikan cukup bersiap nantikanlah berfikirlah, ditengah malam yang  syahdu membalas rindu pada Tuhanmu, adakah kau disana? ingatlah, dipagi yang cerah mengusung zikir mengagung Tuhanmu, adakah kau disana? ditengah terik mentari dan semangat tinggi mengibar panji agama ini, adakah kau disana? pun ketika petang menjelang, dalam iringan burung-burung pulang membawa pesan perdamaian, kebahagiaan, keselamatan, dapatkah kau rasakan? hingga mungkin bulan dihulu malam, luputkah dari pandangan? sadarilah, ia datang pada dirimu dengan aba-aba nyata.. Ia, Datang!!!

K-A-K-A-K

Kau pasti tau, aku sangat ingin punya kakak dimana pun aku berada. Karena aku merasa nyaman, aku merasa aman. Kakak bagiku adalah yang mengajarkanku untuk jadi malaikat, meski dia sesungguhnya bukan malaikat, pun aku juga bukan. Ketika setan merayu ku untuk membenci, ku ingin ada kakak yang memintaku untuk bersabar. Percayalah, aku bisa saja jadi anak yang patuh, penurut. Saat aku lelah melangkah, aku tak pernah berharap ada seorang kakak yang membawakanku pesawat lantas mengantarkanku sampai tujuan. Bagiku, cukup hadirnya seorang kakak yang mengatakan, aku bisa, aku bisa meneruskan langkah ku, hingga batas yang ku mau.