Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pengalaman saya

FLC ituuu, Sesuatu..

FLC, Future Leader Camp..berlangsung dalam dua minggu (minggu-sabtu-minggu)berturut-turut..diawali dengan seminar yang menghadirkan pembicara-pembicara hebat, ditutup dengan nge-camp di desa Laladon lama. tidak hadir begitu saja acara ini, banyak yang bilang masih prematur. prematur, bukan berarti gagal, hanya saja butuh usaha lebih untuk menyukseskannya. ya, sangat terasa. tantangan itu, hadir seakan menguji dari semua sendi. mulai dari panitia, acara, tempat, dana, pun juga peserta. tapi atas kekuatan kata Percaya, percaya kalau Allah selalu menyertai. satu-satu belenggu itu putus, buhul itu terurai. yup, mereka, orang-orang hebat yang membuat acara ini, sukses menghadirkan pembicara yang jarang sekali datang ke kampus kami. dengan sambutan yang sederhana namun menghadirkan kesan istimewa dihati pembicara, peserta apalagi panitia. dilanjutkan dengan pengalaman berharga bersama masyarakat laladon. kita belajar banyak disana. dimulai dengan menyapa ramah warga, hingga membangunk...

Kilas Balik #Ketika Aku Menjadi Adik Part 2

sambungan yang kemarin itu lhooo.. cerita ketika aku telah berada di tingkat dua..ketika masih dianggap adik, meskipun sudah tidak di asrama, dan telah hadir mereka yang juga mencipta cerita di dimasa-masa bahagia. aku sudah di departemen AGH, Fakultas Pertanian. disambut lagi oleh kakak-kakak yang luar biasa dalam MPD (Kak lia, kak ilham, dan kak amy)..ditambah kakak-kakak dalam MPF (Kak eka dan kak kiki). subhanallah..dari MPD, ku temukan arti sebuah keluarga, ku mengerti kenapa kami harus jadi petani, kudapatkan kisah-kisah seru sebagai agronomis dan hortikulturis. berkenalan dengan kakak-kakak yang luar biasa ramah, dalam rangkaian kegiatan yang setiap kalinya selalu berkesan. dimulai dengan pengenalan ladang dan lapang, diselingi jingkrak-jingkrak nyanyiin theme song karna harus minta tanda tangan panitia, juga krasak-krusuk menyelesaikan atribut-atribut, juga mulai menghafal nama-nama teman yang akan melangkah bersamaku menghadapi masa-masa menyenangkan ini. dan yang pa...

Ibunya Anak-Anak

Dalam sebulan ini, aku menjalankan amanah baru. amanah yang dulu nya jauh sekali dari bayanganku. Bahkan, tak pernah ada dalam catatan mimpi yang ingin aku gapai. Tapi begitulah, "Sesuatu yang kita anggap baik, belum tentu baik bagi kita. Begitu juga hal buruk, bisa jadi itu yang tebaik untuk kita." dan tentu saja, semua sudah diatur oleh Allah, semuanya kita sebut 'Skenario Terindah'... Sekretaris umum BEM A, mendampingi orang-orang hebat dalam satu tahun kepengurusan. Awalnya, aku ragu, sangat ragu. Apa aku mampu? dan seperti biasanya, ada Mba Ifa, ada Wida dan Mba Denok yang meyakinkanku.  Kepercayaan. Ya, semua bermula dari sana. Satu kata ajaib, yang membuatku akhirnya berkata 'YA'. Mba ku juga bilang, "Bukankah dengan posisi kamu bisa berbuat lebih untuk orang lain?" Kenapa harus ragu untuk berbuat baik?"  Ah, ya. aku pikir, ini lah jalanku. 'Menjadi ibu bagi anak-anak', kata kak Ratih. Mba Ifa juga bilang gitu. ...

YANG BARU DALAM HIDUPKU...

Dulu, pertama kali aku berdiri sini, aku adalah orang asing yang tidak tahu apa-apa. cupu. lugu. gak keren. (sekarang jg gak..hee)..aku buat keputusan berbeda. aku bergabung dengan mereka. mencoba memberi,berbagi. kata kakaknya, 'kita harus punya sesuatu,biar bisa memberi sesuatu..' lah, aku punya apa? tidak ada. tapi aku ingin lho. aku tahu, kita akan lebih mengerti ketika kita jalani. dan aku melakukannya.tanpa ku tahu apa yang ku punya, aku coba memberi. entah lah, apa mereka merasakannya. merasakan manfaat aku ada disana. tapi satu yang pasti, di tempat ini. dalam lingkungan seperti ini, aku bertemu dengan orang-orang super. bagaimana mereka mengajariku tentang kontribusi, mencontohkan padaku tentang rela mendahulukan kepentingan orang lain, memberi pelajaran bagaimana indahnya melakukan sesuatu dan meyakinkanku kalau aku bisa. mak ku yang jago masak, calon ibu yang baik, yang mengajariku banyak hal. yang membuatku merasa sangat sedih ketika harus berpisah. kakak ...

Tragedi Map Ijo

" maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan" kuulangi surat al-insyirah itu berulang-ulang. berulang ulang. hingga aku yakin, aku melupakan jumlah kalinya. hati ini semakin kuat. tidak lagi resah. dan praktikum berjalan sebagaimana mestinya. tapi tidak, perasaan itu muncul lagi setelah praktikum berakhir. khawatir, aku tidak bisa ikut ujian. bingung bagaimana mengurus berkas-berkas itu.kuputuskan kembali menyusuri jejak-jejak kemarin lusa. sebelumnya, di pagi hari menjelang praktikum di kebun, aku sudah mengobrak abrik kamar hingga berantakan, mencari sesuatu yang amat penting, berisi berkas-berkas yang bisa aku tukarkan dengan kartu ujian, MAP IJO. ya Allah kemana itu ngumpetnya si map ijo? ah, lupakan. aku udah telat praktikum. di jalan, aku sms teman2, siapa tau ada yang ngeliat map ijoku. tapi tidak. tidak ada yang ngeliat atau menemukannya. praktikum berakhir, aku  kuliah, istirahat bentar dan harus ...

ah, Ada Apa Dengan Hari Ini?

  Dari mulai bangun tidur, aku selalu tersenyum ada getar-getar kecil disini (nunjuk dada sendiri..) untuk sebuah perasaan aneh yang ada tiba-tiba ketika aku lagi tiduran baca novel, ketika aku mengintip sebentar ke layar notebook dan menemui sapaan hangatnya, sudah berapa hari tak bertemu? ketika aku tiba-tiba menjadi pikun, lantas bertanya-tanya pada kakak kosan, diingatkan tentang jemuran, juga agar-agar yang ku taruh dilantai. takut di kerubungi semut, katanya. juga ketika aku berteriak-teriak bosan, ya, karena belakangan aku gak punya aktivitas yang berarti. gak produktif rasanya, dan lebih parah karena ternyata aku menikmati serta membiarkan tubuh ini tak berbuat apa-apa. untuk sesuatu yang lebih bernilai mungkin..tapi aku tetap tersenyum. dalam rentang waktu yang tak jauh beda, ketika Hp ku berdering, salah seorang teman menelfon, menanyakan tentang nilai. aku takut, aku dihantui perasaan (firasat) buruk tentang nya, tapi percaya atau tidak, aku masih  me...

Kilas Balik #Ketika Aku Menjadi Adik Part 1

Masa penyambutan mahasiswa baru akan segera datang..adik-adik dari berbagai penjuru nusantara hadir berkumpul di kampus rakyat ini.. *hmm, kembali terbayang dua tahun yang lalu,ketika aku muncul dengan wajah polos, bahasa belepotan dan pengetahuan yang minim.. - disambut dengan OH (Open House) yang meriah, namun cukup membingungkan bagiku yang notabene asing dengan keramaian seperti ini.  - berkunjung ke stand nya Salam ISC...waaahh, ketemu sama kakak-kakak yang anggun dan baik-baik.. - berjalan dua banjar menuju asrama, dinanti acara penyambutan oleh pihak asrama.. - registrasi gedung di A3, melihat kamar baru yang terkesan sederhana dan lapang banget, tapi ketika dihuni, malah sempit terasa. empat orang dalam satu kamar 4x4. - berkenalan dengan teman-teman dari daerah-daerah yang berbeda, yang akan menjadi teman satu lorong di lorong 10. bellen, oma dian, ruth, iin, tante nindya, bude lisa, tya, deva, maya, putri, allysa.. - berkenalan dengan noona-noona jilba...

AKU INGIN MEMBACA

Sebuah sekolah di tepian Danau Maninjau, tempat pertama ku memijak bumi pendidikan, menjelajah ilmu yang akhirnya menghanyutkan ku hingga pulau seberang. SD N 19 Pandan. kini berubah menjadi SD N 17 Pandan. sekolah yang amat sederhana. dulu, jumlah kelasnya hanya ada 5, 1 ruang guru dan kepala sekolah dan 1 perpustakaan. WC nya sudah lama rusak sehingga udah jadi kebiasaan klo mau buang air, harus pergi ke tepian danau. malu? ya gak lah, kan masih kecil...untuk yang udah kelas 4, 5, 6, boleh menggunakan WC guru dalam keadaan terpaksa. :) sederhana bukan?sesederhana guru dan kehidupan murid2 nya...fasilitas yang ada, ya alhamdulillah lah, ada sebuah lapangan, sebuah tiang bendera dan...apa lagi ya? sepertinya hanya itu. setiap kali istirahat, lapangan ini, lebih tepatnya halaman sekolah, digunakan untuk olahraga, baik itu basket, kasti, maupun volly. tapi ini hanya khusus untuk anak kelas 4, 5 atau 6...maklum, halamannya relatif kecil sehingga tidak cukup dipakai bersama.  ...